🔥 BREAKING
Selamat Datang di PenaHits.com - Portal Berita Terpercaya

BIKIN GURU BETAH! Terobosan NTT: Rumah Nyaman Khusus Guru di Pelosok, Solusi Jitu untuk Anak-anak 3T

Kategori: Pendidikan 27 Nov 2025 11:58 2 views
BIKIN GURU BETAH! Terobosan NTT: Rumah Nyaman Khusus Guru di Pelosok, Solusi Jitu untuk Anak-anak 3T

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT - Ambrosius Kodo, S.Sos., MM

Kupang, NTT – Siapa bilang urusan pendidikan di daerah terpencil tidak bisa keren? Pemerintah Provinsi NTT baru-baru ini meluncurkan gebrakan yang langsung menyentuh hati para pahlawan tanpa tanda jasa. Namanya Program Homestay Guru. Ini adalah jurus jitu untuk memastikan anak-anak di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) NTT tidak lagi kekurangan guru berkualitas!

Kenapa Guru Sering Cabut? Ini Dia Jawabannya
Selama ini, banyak sekolah di pelosok NTT yang kesulitan mempertahankan guru. Bukan karena gaji, tapi karena urusan perut dan atap! Tempat tinggal yang seadanya, listrik mati, dan air bersih yang susah didapat, seringkali jadi alasan utama guru-guru muda tidak betah. Akibatnya? Murid-murid jadi korban karena proses belajar mengajar terhenti.

Homestay Guru: Bukan Sekadar Kamar Kos Biasa
Program Homestay Guru ini lahir untuk menjawab masalah klasik tersebut. Konsepnya sederhana tapi dampaknya luar biasa: membangun rumah tinggal yang layak dan nyaman persis di dekat lingkungan sekolah di daerah 3T.

Uji Coba Pertama: Pilot project program ini sudah ditetapkan di dua lokasi yang paling menantang: Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Sumba Timur. Ini bukan main-main, tapi langsung ke titik yang paling kritis.
Jaminan Fasilitas: Rumah yang disediakan bukan sekadar bangunan. Pemprov juga fokus memastikan listrik stabil dan akses air bersih tersedia. Kalau gurunya nyaman, mereka pasti bisa fokus mendidik!

Pesan Tegas dari Pak Kadis Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Bapak Ambrosius Kodo, tidak basa-basi soal program ini. Beliau menekankan bahwa jaminan kesejahteraan dasar guru adalah kunci peningkatan mutu pendidikan.

"Kami tidak bisa terus-terusan mengeluh soal kualitas kalau guru saja tidak punya tempat tinggal yang layak. Program ini adalah janji kami. Guru betah, ikatan dengan murid kuat, Insya Allah mutu pendidikan kita pasti naik!" ujar Bapak Ambrosius Kodo dengan optimis.

Harapannya, keberhasilan Homestay Guru di dua kabupaten ini akan menjadi model yang diduplikasi ke seluruh wilayah 3T di NTT. Ini adalah langkah maju yang membuktikan bahwa kualitas pendidikan yang unggul bisa dinikmati oleh seluruh anak NTT, dari kota hingga pelosok.

Redaksi PenaHits.com