🔥 BREAKING
Selamat Datang di PenaHits.com - Portal Berita Terpercaya

Dana Seroja Kabupaten Kupang Jadi Sorotan: Dugaan Mark Up dan Keterlambatan Pembangunan Rumah Korban Bencana

Kategori: Pemerintahan 29 Nov 2025 17:57 1 views
Dana Seroja Kabupaten Kupang Jadi Sorotan: Dugaan Mark Up dan Keterlambatan Pembangunan Rumah Korban Bencana

Badai Seroja beberapa waktu lalu di Kabupaten Kupang

Kabupaten Kupang, NTT – Pengelolaan dana penanganan pasca-bencana Badai Seroja di Kabupaten Kupang kembali menjadi isu viral dan sorotan publik menjelang akhir tahun 2025. Gelombang protes dan kekecewaan warga korban Seroja muncul seiring dengan laporan keterlambatan signifikan dalam pembangunan kembali rumah mereka, serta adanya dugaan mark up harga material yang mengindikasikan praktik korupsi.

Keterlambatan Pembangunan dan Protes Warga
Pemicu Kekesalan: Banyak korban Badai Seroja yang dijanjikan bantuan pembangunan rumah relokasi atau perbaikan belum juga mendapatkan tempat tinggal layak, meskipun dana sudah cair sejak lama. Kondisi ini membuat mereka terpaksa tinggal di hunian sementara atau menumpang di rumah kerabat selama bertahun-tahun.

Aksi Protes: Pada pertengahan November, sejumlah perwakilan warga korban Seroja dari beberapa kecamatan di Kabupaten Kupang menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati, menuntut kejelasan dan percepatan realisasi pembangunan rumah mereka. Mereka juga meminta transparansi penggunaan anggaran yang telah disalurkan.

Dugaan Mark Up dan Indikasi Korupsi
Audit Internal/Eksternal: Beberapa organisasi masyarakat sipil (OMS) dan lembaga pengawas independen menyoroti adanya dugaan mark up harga material bangunan yang digunakan dalam proyek-proyek relokasi dan perbaikan rumah. Laporan awal mengindikasikan adanya selisih harga yang tidak wajar antara nilai pembelian material dengan harga pasar.
Investigasi Penegak Hukum: Informasi yang beredar luas di media sosial dan laporan masyarakat mendorong aparat penegak hukum, baik dari kepolisian maupun kejaksaan, untuk mulai melakukan penyelidikan awal terhadap dugaan penyelewengan dana ini. Publik menuntut audit forensik menyeluruh terhadap aliran Dana Seroja di Kabupaten Kupang.

Pernyataan Pemerintah Daerah
Pihak Pemerintah Kabupaten Kupang, melalui juru bicaranya, mengakui adanya tantangan dalam percepatan pembangunan dan berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh. Namun, mereka menepis tuduhan mark up dan menyatakan bahwa setiap pembelian material sudah sesuai prosedur. Klaim ini justru memicu keraguan lebih lanjut dari masyarakat.

Isu Dana Seroja ini menjadi viral karena menyentuh langsung nasib ribuan keluarga korban bencana yang sangat membutuhkan bantuan, dan dugaan korupsi di tengah penderitaan ini memicu kemarahan publik. Masyarakat berharap agar kasus ini segera diusut tuntas dan para korban mendapatkan haknya.

Redaksi PenaHits.com