🔥 BREAKING
Selamat Datang di PenaHits.com - Referensi Digital Masa Kini

Marak Peretasan, Pengguna Facebook Diimbau Terapkan Langkah Keamanan Menyeluruh

Kategori: Teknologi 28 Dec 2025 10:27 16 views
Marak Peretasan, Pengguna Facebook Diimbau Terapkan Langkah Keamanan Menyeluruh

Peretasan - Ilustrasi

Ancaman peretasan akun Facebook terus meningkat seiring tingginya aktivitas masyarakat di media sosial. Pelaku kejahatan siber kini tidak hanya mengandalkan tebakan kata sandi, tetapi juga memanfaatkan kelengahan pengguna melalui email, aplikasi pihak ketiga, hingga rekayasa sosial yang tampak meyakinkan.

Pakar keamanan siber menilai penggunaan kata sandi kuat saja tidak lagi cukup. Kata sandi ideal harus memiliki panjang minimal 12 karakter, unik untuk setiap akun, serta tidak berkaitan dengan identitas pribadi pemilik akun. Penggantian kata sandi secara berkala juga disarankan, terutama jika pengguna pernah login di perangkat umum atau jaringan Wi-Fi publik.

Lapisan keamanan tambahan melalui autentikasi dua faktor disebut sebagai langkah paling efektif mencegah pengambilalihan akun. Dengan fitur ini, setiap percobaan login dari perangkat atau lokasi baru akan memerlukan kode verifikasi tambahan yang dikirim ke perangkat pengguna. Metode aplikasi autentikator dinilai lebih aman dibandingkan SMS karena tidak mudah disadap.

Selain pengamanan login, pengguna disarankan rutin memeriksa aktivitas akun, termasuk riwayat perangkat dan lokasi login. Jika ditemukan akses dari perangkat atau wilayah yang tidak dikenal, pengguna perlu segera mengakhiri seluruh sesi login, mengganti kata sandi, dan mengamankan email yang terhubung dengan akun Facebook tersebut.
Keamanan email menjadi faktor krusial karena sering digunakan sebagai jalur pemulihan akun. Email yang diretas memungkinkan pelaku mengambil alih akun Facebook tanpa sepengetahuan pemiliknya. Oleh karena itu, email utama harus dilindungi dengan kata sandi kuat, autentikasi dua faktor, serta pemantauan aktivitas login.

Pengguna juga diimbau lebih selektif terhadap pesan, tautan, dan aplikasi pihak ketiga. Modus phishing umumnya menyamar sebagai pemberitahuan resmi, undangan, atau penawaran hadiah. Aplikasi dan gim yang meminta akses berlebihan terhadap akun Facebook sebaiknya dihindari dan dihapus jika tidak lagi digunakan.

Di sisi lain, pembatasan informasi pribadi di profil dinilai dapat mengurangi risiko peretasan. Data seperti nomor telepon, alamat, dan tanggal lahir lengkap sebaiknya tidak ditampilkan secara publik karena sering dimanfaatkan pelaku untuk menyusun skema pembobolan akun.

Dengan meningkatnya kecanggihan kejahatan siber, pengguna Facebook diimbau tidak hanya mengandalkan satu lapis pengamanan. Kombinasi kewaspadaan, pengaturan keamanan yang tepat, serta kebiasaan digital yang bijak dinilai menjadi kunci utama menjaga akun tetap aman dari ancaman peretasan.

Redaksi PenaHits.com