πŸ”₯ BREAKING
Selamat Datang di PenaHits.com - Referensi Digital Masa Kini

KPU TTU Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan IV 2025

Kategori: Pemerintahan 08 Dec 2025 14:27 24 views
KPU TTU Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan IV 2025

Pose bersama peserta kegiatan

TTU β€” Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) resmi menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan IV Tahun 2025 pada Senin, 8 Desember 2025. Hasilnya, tercatat 200.586 pemilih, terdiri dari 98.807 laki-laki dan 101.779 perempuan.

Rapat ini digelar di Aula Kantor KPUD TTU dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk Komisioner KPU, Bawaslu, KesbangPol, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Kesehatan, serta perwakilan Rutan Kefamenanu.

Memperbarui Data Pemilih: Langkah Strategis Menuju Pemilu Akurat

Ketua KPU TTU menegaskan, pemutakhiran data pemilih bukan sekadar kegiatan administratif. β€œDaftar pemilih yang akurat adalah fondasi utama pesta demokrasi. Kerja sama antar-stakeholder sangat kami harapkan agar data pemilih valid dan dapat mendukung penyelenggaraan pemilu yang bebas, jujur, dan adil,” ujarnya.

Rapat pleno ini memfokuskan pada pemutakhiran data pemilih, termasuk:

Pemilih baru usia 17 tahun
Pemilih lansia
Pensiunan TNI/Polri
Pemilih meninggal Warga asing

Rangkaian Kegiatan Rapat

Kegiatan berjalan tertib, dimulai dari pembukaan oleh MC, menyanyikan Indonesia Raya, sambutan Ketua KPU, doa, paparan materi oleh Kadiv Rendafin Charles Bani, sesi diskusi, hingga pembacaan dan penyerahan Berita Acara kepada instansi terkait. Rapat resmi selesai pukul 12.00 WITA.

Infografis Teks: Rekapitulasi Pemilih TTU Triwulan IV 2025
Kategori Jumlah
Laki-laki 98.807
Perempuan 101.779
Total 200.586
Dampak dan Pentingnya Data Pemilih yang Valid

Pemutakhiran DPB ini menjadi langkah strategis KPU TTU dalam memastikan pemilih terdata dengan tepat, mencegah pemilih ganda, dan mendukung kelancaran pemilu mendatang. Dengan data yang akurat, setiap warga memiliki hak suara yang terjamin dan proses demokrasi berjalan transparan.***