🔥 BREAKING
Selamat Datang di PenaHits.com - Referensi Digital Masa Kini

Intel dan AMD Bentrok di Pasar Chip Gaming Handheld: Perang Klaim di Tengah Persaingan Ketat

Kategori: Teknologi 09 Jan 2026 18:22 9 views
Intel dan AMD Bentrok di Pasar Chip Gaming Handheld: Perang Klaim di Tengah Persaingan Ketat

Persaingan Ketat Intel dan AMD di Pasar Chip

Pena Hits - Pada ajang teknologi terbesar dunia CES 2026 di Las Vegas, dua raksasa industri chip, Intel dan AMD, kembali terlibat dalam persaingan tajam di segmen chip untuk gaming handheld — perangkat PC saku yang semakin populer sebagai alternatif konsol genggam tradisional.

Intel memulai perbincangan panas ini lewat peluncuran jajaran prosesor terbarunya, Intel Core Ultra Series 3 berbasis arsitektur Panther Lake. Dalam presentasinya, Intel menonjolkan kemampuan grafis terintegrasi (iGPU) terbaru mereka, Arc B390, yang diklaim mampu memberikan peningkatan performa gaming signifikan dibandingkan pendahulunya dan banyak pesaing di pasar. Intel bahkan menyampaikan optimisme bahwa teknologi ini mampu mendekati performa kartu grafis diskrit kelas menengah dan berpotensi menarik produsen handheld PC untuk memakai chip mereka di masa depan.

Namun, di tengah optimisme tersebut muncul pernyataan provokatif dari seorang eksekutif Intel yang mengomentari posisi AMD di segmen handheld. Menurut pihak Intel, beberapa chip AMD yang banyak digunakan di perangkat handheld saat ini menggunakan arsitektur yang dianggap “tidak mutakhir”, sebuah sindiran yang langsung menjadi titik perdebatan di media dan komunitas teknologi.

Tanggapan dari AMD datang cepat dan tegas. Eksekutif senior AMD menganggap klaim Intel sebagai perbandingan yang tidak adil, karena menyamakan chip yang dirancang khusus untuk handheld dengan arsitektur Panther Lake yang lebih general-purpose. AMD menekankan bahwa desain chip untuk perangkat genggam harus mempertimbangkan efisiensi energi dan performa grafis yang seimbang — karakteristik yang menurut mereka berbeda dari apa yang Intel bandingkan dalam uji internalnya.
AMD juga menunjukkan keyakinan pada teknologi dan strategi grafis mereka sendiri, termasuk kemampuan GPU terintegrasi dalam lini chip yang kini banyak mendominasi perangkat handheld populer seperti beberapa model Steam Deck dan produk serupa. Pernyataan AMD menegaskan bahwa persaingan bukan hanya soal angka performa mentah di atas kertas, tetapi juga bagaimana sebuah chip memenuhi kebutuhan nyata pengguna di segmen handheld.

Perdebatan ini muncul pada saat pasar handheld gaming PC sedang tumbuh pesat, dengan pemain seperti Valve, ASUS, dan Lenovo yang terus merilis perangkat baru. Intel berharap kehadiran Panther Lake dan kemitraan dengan beberapa produsen besar akan membuka peluang untuk menantang dominasi AMD di kategori ini. Sementara AMD tetap optimis dengan pendekatan yang telah mereka bangun selama ini, dan menegaskan bahwa fokus pada arsitektur yang tepat akan menjadi kunci dalam memenangkan hati pengguna.

Analis industri mencatat bahwa pernyataan saling klaim seperti ini merupakan bagian umum dari persaingan teknologi yang sehat, terutama ketika dua perusahaan besar berusaha mengukuhkan posisi mereka di pasar yang berkembang. Terlepas dari siapa yang “lebih unggul”, konsumen diperkirakan akan diuntungkan oleh persaingan ini karena mendorong inovasi serta pilihan perangkat yang lebih beragam di masa depan.

Redaksi PenaHits.com