🔥 BREAKING
Selamat Datang di PenaHits.com - Referensi Digital Masa Kini

Fokus Budaya Belu: Melestarikan Likurai dan Tais Sebagai Identitas Perbatasan

Kategori: Budaya 03 Dec 2025 14:18 27 views
Fokus Budaya Belu: Melestarikan Likurai dan Tais Sebagai Identitas Perbatasan

Tari Likurai - Belu - Nusa Tenggara Timur

Belu, 3 Desember 2025 – Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berbatasan langsung dengan Timor Leste, terus memperkuat posisinya sebagai penjaga warisan budaya luhur Suku Tetun. Dua warisan utama yang menjadi fokus pelestarian adalah Tari Likurai dan Kain Tenun Ikat (Tais Belu).

Tais Belu Mendukung Ekonomi Lokal
Penguatan budaya terlihat dari langkah Pemerintah Provinsi NTT dan Kabupaten Belu dalam mendukung pengrajin lokal. Pada awal Desember 2025, peluncuran NTT Mart by Dekranasda Belu di Galeri Tenun Atambua menjadi momentum penting.

Inisiatif ini bertujuan untuk melindungi dan memanfaatkan objek kebudayaan Tais Belu, menjadikannya produk unggulan ekonomi daerah, serta memastikan tenun ikat tradisional ini memiliki pasar yang luas dan berkelanjutan. Tais Belu sendiri adalah simbol identitas. Corak dan motifnya, seperti Motif Tanduk Kerbau, secara historis mewakili silsilah dan status sosial pemakainya. Kain ini memiliki nilai pusaka yang tinggi.
Likurai, Dari Tarian Perang Menjadi Penyambut Persahabatan
Tari Likurai merupakan warisan budaya Belu yang paling ikonik, merefleksikan semangat dan kekuatan masyarakat perbatasan. Dahulu, tarian ini berfungsi sebagai tarian perang yang disajikan untuk menyambut para pahlawan yang kembali dari medan laga.

Fungsi Likurai kini telah bertransformasi. Tarian ini sekarang menjadi tarian penyambutan tamu kehormatan dan pengisi utama upacara adat. Dibawakan secara berkelompok, penari wanita membawa Tihar (kendang kecil) yang dipukul ritmis, sementara penari pria membawa pedang. Gerakan melingkar dalam tarian ini melambangkan nilai-nilai persatuan dan kesolidan masyarakat Suku Tetun.

Upaya Kabupaten Belu dalam menyelenggarakan festival dan program ekonomi kreatif menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga agar Tari Likurai tetap dinamis dan Tais Belu tetap menjadi pusaka bernilai tinggi, sekaligus motor penggerak ekonomi daerah.

Redaksi PenaHits.com