Bupati Sumba Barat Daya Dorong Warga Kodi Utara Gunakan Jalur Legal sebagai PMI
Pemkab Sumba Barat Daya menggelar sosialisasi penempatan dan perlindungan PMI di Kecamatan Kodi Utara.
SBD – Upaya memperkuat perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya. Salah satunya melalui kegiatan pendampingan dan sosialisasi penempatan serta perlindungan PMI yang digelar di Kecamatan Kodi Utara, Senin (12/1/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Ratu Wulla menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat memahami prosedur kerja ke luar negeri yang aman, legal, dan terlindungi. Sosialisasi ini dinilai penting sebagai langkah pencegahan terhadap praktik penempatan nonprosedural yang masih kerap terjadi, terutama di wilayah pedesaan.
Bupati menegaskan bahwa PMI memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga sekaligus perekonomian daerah. Namun di sisi lain, risiko penempatan ilegal dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) masih menjadi ancaman serius yang harus diwaspadai bersama.
Ia mengingatkan bahwa masih banyak warga yang menjadi korban akibat kurangnya informasi dan tergiur iming-iming kerja cepat dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga membahayakan keselamatan jiwa.
Dalam arahannya, Ratu Wulla menekankan bahwa negara telah menyediakan payung hukum yang jelas untuk melindungi pekerja migran. Melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, pemerintah berkewajiban hadir dan memberikan perlindungan sejak tahap pra-penempatan, selama bekerja di luar negeri, hingga kepulangan ke tanah air.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, antara lain Direktur Utama PT Java Olah Sumber Sukses, Agensi Datu Sri Michael dari Kuala Lumpur beserta tim, serta jajaran Forum Pemuda NTT, mulai dari Ketua Umum, Ketua DPW, hingga Ketua Koperasi Forum Pemuda NTT.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Sumba Barat Daya beserta jajaran, Camat Kodi Utara, Kapolsek Kodi Utara, para tokoh masyarakat, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Kodi Utara. Mantan Bupati Sumba Barat Daya, Kornelius Kodi Mete, juga terlihat hadir mengikuti jalannya kegiatan.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya berharap masyarakat Kodi Utara semakin memahami pentingnya mengikuti jalur resmi dalam bekerja ke luar negeri, serta tidak mudah terpengaruh bujuk rayu perekrut ilegal, demi terwujudnya migrasi tenaga kerja yang aman, legal, dan bermartabat.
Redaksi PenaHIts.com
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Ratu Wulla menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat memahami prosedur kerja ke luar negeri yang aman, legal, dan terlindungi. Sosialisasi ini dinilai penting sebagai langkah pencegahan terhadap praktik penempatan nonprosedural yang masih kerap terjadi, terutama di wilayah pedesaan.
Bupati menegaskan bahwa PMI memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga sekaligus perekonomian daerah. Namun di sisi lain, risiko penempatan ilegal dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) masih menjadi ancaman serius yang harus diwaspadai bersama.
Ia mengingatkan bahwa masih banyak warga yang menjadi korban akibat kurangnya informasi dan tergiur iming-iming kerja cepat dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga membahayakan keselamatan jiwa.
BACA JUGA
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, antara lain Direktur Utama PT Java Olah Sumber Sukses, Agensi Datu Sri Michael dari Kuala Lumpur beserta tim, serta jajaran Forum Pemuda NTT, mulai dari Ketua Umum, Ketua DPW, hingga Ketua Koperasi Forum Pemuda NTT.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Sumba Barat Daya beserta jajaran, Camat Kodi Utara, Kapolsek Kodi Utara, para tokoh masyarakat, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Kodi Utara. Mantan Bupati Sumba Barat Daya, Kornelius Kodi Mete, juga terlihat hadir mengikuti jalannya kegiatan.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya berharap masyarakat Kodi Utara semakin memahami pentingnya mengikuti jalur resmi dalam bekerja ke luar negeri, serta tidak mudah terpengaruh bujuk rayu perekrut ilegal, demi terwujudnya migrasi tenaga kerja yang aman, legal, dan bermartabat.
Redaksi PenaHIts.com